Cerita Anak : Kisah Anak Sapi yang Hilang
Halo Sobat Dunia!
Aku akan menceritakan satu kisah tentang Anak Sapi yang Hilang. Suatu pagi, induk sapi bersama dengan anak sapi pergi ke ladang. Hamparan rerumputan di sana telah menunggu untuk menjadi santapan mereka di pagi hari. Ini adalah momen pertama bagi anak sapi memakan rumput. Dia baru saja lahir beberapa hari yang lalu. Dengan hati yang riang dan penuh rasa penasaran, anak sapi berjalan dengan sangat lincah dan semangat.
"Ayo, cepat bu! Aku tak sabar ingin memakan rumput di sana!"
"Pelan-pelan, nak. Jalanan hari ini sedang licin."
Kemarin malam, hujan memang turun dengan sangat deras sehingga membuat jalan menuju ladang rumput menjadi penuh dengan genangan air. Setiap makhluk yang melaluinya perlu berhati-hati agar tidak terpeleset dan kotor. Lokasi ladang rumput dengan tempat tinggal sapi tidak begitu jauh. Hanya perlu berjalan beberapa menit saja.
"Wah, jadi ini ladang rumput yang kemarin diceritakan oleh Bibi Nimo. Luas sekali ya bu."
"Iya, nak. Mulai sekarang, kamu boleh makan rumput di sini. Tapi jangan berlebihan ya. Secukupnya saja."
Anak sapi itu pun pergi menjauh dari ibunya untuk mencari rumput yang berkualitas. Tetesan embun dan air hujan membuat rerumputan di ladang menjadi basah dan terlihat menyegarkan. Dengan lahapnya, anak sapi menyantap rerumputan segar yang ada di dekatnya.
"Wah, lezat sekali rasanya. Sepertinya ladang ini dipenuhi rerumputan yang berkualitas tinggi. Aku akan menghabiskan semua rumput yang ada di sini agar aku bisa cepat tumbuh besar."
Tanpa memedulikan ucapan ibunya, anak sapi memakan banyak rumput hingga melebihi kapasitasnya. Jalannnya sudah terhuyung huyung. Namun, anak sapi itu masih ingin menyantap makanannya hingga ia sudah tak sanggup lagi berdiri.
"Ibu!ibu! Tolong aku! Aku tidak bisa berdiri!"
Suaranya masih terlalu kecil untuk memanggil ibunya di tengah hamparan ladang rumput yang luas. Beberapa kali anak sapi itu berteriak, tetap saja ibunya tidak dapat mendengarnya. Akhirnya, anak sapi berusaha berdiri dengan sekuat tenaga untuk menghampiri ibunya. Namun sayangnya, genangan air di ladang membuatnya jatuh dan terpeleset. Beberapa kali anak sapi tersebut mencoba untuk bangkit, genangan air yang licin tersebut tetap saja membuatnya terjatuh kembali. Kali ini, ia justru terpelanting ke dalam lubang yang cukup dalam. Badannya kesakitan karena ranting pohon sempat mengenai tubuhnya.
"Aw! Sakit sekali! Dimana aku sekarang? Ibu...tolong aku! Aku takut..."
Di atas sana, Ibu dari anak sapi tersebut telah selesai menyantap rumput. Ibu sapi melihat sekeliling ladang mencari anaknya untuk mengajaknya pulang. Namun, hanya ada hamparan rumput yang ia lihat. Tidak ada anak sapi yang dilihatnya.
"Nak, kamu dimana? Ayo kita pulang."
Anak sapi mendengar suara ibunya. Dengan penuh harapan, anak sapi menjawab suara tersebut berharap ibunya mendengar suaranya.
"Ibu...tolong aku! Aku di bawah sini!" teriak anak sapi.
Namun, karena jaraknya yang terlalu jauh, suara anak sapi tak mampu menjangkau ke telinga ibu sapi. Ibu sapi mencarinya ke sekeliling ladang dengan perasaan khawatir.
(bersambung...)
.jpg)
Komentar
Posting Komentar